Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Minggu, 22 Desember 2013

Padamu Negeri HANURA Mengabdi dan Berbakti

Pesan politik Wiranto, Ketum DPP partai Hanura, pada peringatan HUT Hanura ke-7
21 Desember 2006, tatkala partai Hanura dideklarasikan, banyak pertanyaan dari berbagai kalangan, antara lain; Apakah partai baru itu tak akan akan layu sebelum berkembang ? Apakah partai baru itu akan dapat diterima rakyat ? Apakah partai baru itu akan lolos dalam Pemilu 2009 ? Apakah partai baru itu akan benar-benar mampu melakukan perubahan di negeri ini ?
Tujuh tahun kemudian, tepatnya pada hari ini, ternyata sebagian pertanyaan itu telah terjawab. Partai Hanura tetap hidup dan tidak layu sebelum berkembang. Partai Hanura dapat diterima oleh masyarakat. Partai hanura tidak hanya dikenal oleh rakyat, bahkan sudah diyakini akan niat baiknya. Partai Hanura telah lolos dalam Pemilu 2009 bersama 8 partai politik lainnya. Partai Hanura telah memiliki jutaan kader yang tersebar di seluruh dunia. Partai Hanura telah mempersembahkan hampir seribu kadernya sebagai wakil rakyat yang duduk di lembaga Legislatif. Pada saat ini partai Hanura telah mendapatkan simpati dari jutaan rakyat Indonesia karena dipercaya sebagai partai bersih dan bebas korupsi.
Semua keberhasilan itu tentu bukan datang dari langit, namun dicapai melalui kerja keras, kerja ikhlas dan kerjasama dari seluruh pengurus dan kader yang dengan gigih bekerja tak kenal lelah untuk menghadirkan Hanura seperti sekarang ini. Keberhasilan itu juga ditunjang keberhasilan partai Hanura mempertahankan identitasnya sebagai partai Organik, partai yang mampu menghidupi dirinya sendiri pada tiap tingkatan organisasi. Keberhasilan itu karena partai Hanura konsisten dengan slogannya “Partai Hanura tak kan khianat, hidup dan mati untuk rakyat”. Keberhasilan itu karena rakyat sudah semakin memahami, bahwa partai Hanura tidak sarat dengan janji, namun selalu memberikan bukti.

Sebagai partai masa depan, Hanura baru mengawali perjalanannya yang panjang. Perjalanan untuk membangkitkan kembali kekuatan hati nurani dalam dada setiap insan Indonesia. Partai Hanura sangat meyakini, bahwa dengan kekuatan Hati nurani kita akan dapat memperbaiki kondisi akhlak dan moral bangsa. Dengan kekuatan Hati nurani para pejabat pemerintahan akan sadar akan mandat dipundaknya, dan selalu taat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan kekuatan hati nurani para penegak hukum akan kebal terhadap rayuan, suap-menyuap dan sogokan. Melalui kekuatan hati nuraninya para penegak hukum akan selalu berlaku adil, serta berani mengatakan yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah. Dengan kekuatan hati nurani aparat Kepolisian menjadi pengayom dan pelindung masyarakat yang dipercaya dan dihormati. Dengan kekuatan Hati nurani para prajurit TNI akan disegani dan dibanggakan oleh rakyatnya. Dengan kekuatan Hati nurani rakyat akan selalu diingatkan akan hak dan kewajibannya.
Betapa berat mewujudkan mimpi partai Hanura tersebut. Namun apabila hati nurani telah bersemi kembali di bumi pertiwi, dan cahaya kasih Tuhan yang merupakan sumber dari segala sumber kemuliaan dan kebenaran telah kembali menyinari bumi pertiwi, maka mimpi itu pasti menjadi kenyataan.
Berikutnya Wiranto mengingatkan bahwa negeri ini ada karena rakyat, pemerintahan ada karena dibutuhkan dan diadakan oleh rakyat, maka sesungguhnya pemerintahan bekerja untuk kepentingan rakyat. Maka sunguh sangat keliru apabila ada pemimpin yang bekerja guna kepentingan lainnya selain rakyat. Kalau itu terjadi maka sesungguhnya telah menyuburkan ketidak adilan, kebohongan, penindasan, kolusi, korupsi dan nepotisme dan hal-hal lainnya yang sangat menyakiti hati rakyat. Guna menghadapi keadaan seperti itu hanya ada satu kata yang tepat yakni perubahan.
Tujuh tahun yang lalu Hanura dilahirkan karena semangat perubahan itu. Sejak saat didirikan, partai Hanura telah menabuh genderang perang untuk melakukan perubahan. Tujuh tahun telah berlalu, semangat itu tidak pernah pudar. Semangat itu bagaikan mata air yang akan terus menumpahkan air kebenaran yang semakin hari semakin membesar. Seperti air bah yang akan membersihkan negeri ini dari segala kotoran yang menghambat kemajuan bangsa Indonesia. Semangat itulah yang sedang etyrus dibangun bangu di dada setiap kader partai Hanura. Dengan semangat itu pulalah para kader yang telah mendapatkan kepercayaan dari rakyat akan terus berjuang menghadirkan perubahan di Republik ini. Dengan semangat itulah partai Hanura terus berusaha untuk menjaga reputasinya sebagai partai bersih dan bebas korupsi.
Partai Hanura sangat menyadari bahwa perubahan tidak semudah membalik telapak tangan. Perubahan dapat berlangsung melalui kebijakan, dan kebijakan akan tergantung kepada para pemimpin di negeri ini. Itulah sebabnya pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan wakil Presiden 2014 yang akan datang, partai Hanura bertekad untuk memenangkannya. Partai Hanura ingin merebut posisi tersebut, karena disitulah terletak pintu gerbang perubahan. Di lembaga legislatif Partai Hanura telah menyiapkan kader-kader terbaiknya sebagai agen-agen perubahan. Partai Hanura bahkan telah mengundang 10 partai lainnya bergabung dengan Hanura, guna memperkuat barisan perubahan yang saat ini telah tergelar di seluruh derah pemilihan. Sebaliknya pada wilayah eksekutif, partai Hanura telah mendeklarasikan pasangan calon Presiden dan calon wakil Presiden 2014 yang lebih dikenal dengan sebutan WIN-HT. WIN-HT menyatu karena kesamaan kepedulian akan nasib bangsa. WIN-HT menjadi model kepemimpinan nusantara yang dapat merekatkan kembali keberagaman nusantara yang akhir-akhir ini mulai pudar. WIN-HT merupakan model kepemimpinan yang saling melengkapi dari sisi profesi. WIN-HT merupakan contoh pasangan yang menghilangkan gap antar generasi. WIN-HT mengembangkan semboyan BERSIH – PEDULI – TEGAS. Dengan ketegasan, seluruh rakyat Indonesia dapat segera menempatkan kembali Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa. Dengan ketegasan, bangsa Indonesia dapat membenahi kembali Undang-undang Dasar dengan seluruh turunannya. Dengan bersih dan tegas, korupsi dapat disapu tanpa pandang bulu. Dengan bersih dan tegas hukum dapat ditegakkan untuk menghadirkan kepastian. Dengan kepedulian dan ketegasan, sumberdaya alam dapat diarahkan kembali bagi kemakmuran rakyat. Dengan kepedulian dan ketegasan akan mampu menghadirkan pembangunan ekonomi yang berorientasi kepada rakyat. Pendek kata dengan kepemimpinan masa depan yang sarat dengan kebersihan, kepedulian, ketegasan satu demi satu permasalahan bangsa akan dapat di selesaikan. Dengan kualitas dan kapasitas pemimpin seperti itu bangsa Indonesia pasti menemukan kembali jalan kehidupannya yang diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
Mengenai Pemilihan Umum Wiranto menegaskan bahwa Pemilihan Umum adalah peluang bagi rakyat untuk menentukan nasibnya di masa depan. Bagi bangsa Indonesia, Pemilihan Umum 2014 adalah pilihan, antara jalan terjal menuju kehormatan dan kejayaan ataukah jalan lurus menuju kehancuran dan kehinaan. Harus ada pencerahan kepada rakyat pemilih untuk mengenali dan meyakini pemimpin yang hendak dipilihnya. Pemimpin yang memiliki persyaratan yang ideal guna membawa 240 juta rakyat menuju kemenangan. Ibarat untuk mengarungi samodra globalisasi yang ganas dan menghanyutkan, bahtera Indonesia harus diserahkan kepada Nakhoda yang tidak sembarangan. Nakhoda yang dipilih harus teruji menghadapi berbagai gelombang dan topan yang ganas. Nakhoda bahtera Indonesia harus memiliki integritas untuk tidak pernah kenal menyerah. Nakhoda bahtera Indonesia harus sarat dengan kompetensi yang dibutuhkan guna mengantarkan rakyat Indonesia menuju tanjung idaman yang masyarakatnya bersatu, berdaulat adil dan makmur. Dengan pertimbangan itulah Hanura telah mengajukan putera terbaiknya WIN-HT untuk menakhodai bahtera Indonesia menuju tanjung idaman.
Pada akhir pesan politiknya Wiranto memberikan meminta kepada segenap kader partai untuk ; Pertama, pegang teguh 5 nilai dasar perjuangan partai yaitu ketaqwaan, kemandirian, kebersamaan, kerakyatan dan kesederhanaan ; Kedua, kobarkan semangat perjuangan disemua tingkatan dengan semboyan bersih-peduli-tegas ; Ketiga, rebut hati rakyat karena disanalah kunci untuk mendapat kepercayaan rakyat ; keempat; jaga nama baik partai sebagai partai bersih dan bebas korupsi dengan mengedepankan hati nurani ; Kelima, terus aktif dan terus bergerak dan melangkah, karena setiap langkah akan mendekatkan kita pada tujuan.
DIRGAHAYU HANURA!
Sumber : hanura.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Followers